Persiapan Sakramen Penguatan

Pada hari Minggu, 15 Februari 2015, telah dimulai persiapan untuk 217 orang yang terdaftar sebagai calon penerima Sakramen Penguatan. Meskipun pendaftaran sudah ditutup, tapi masih banyak yang berminat untuk mendaftar. Hampir 90 % peserta terdiri dari remaja, sisanya adalah peserta dewasa. Pembinaan untuk para calon penerima Sakramen Penguatan ini diadakan setiap hari Minggu, pk. 11.00 di Gereja St. Martinus. Sementara waktu pelaksanaan penerimaan Sakramen Penguatan direncanakan pada hari Pentakosta, Sabtu, 23 Mei 2015 pk. 17.00 , oleh Bp. Uskup, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Sakramen Penguatan adalah salah satu dari tiga sakramen inisiasi Kristen yaitu Baptis, Penguatan, dan Ekaristi. Sakramen Penguatan memiliki dasar Kitab Suci dari Kis. 8 : 16 – 17: “Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus,” dan dari Kis. 19 : 5 – 6: “Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat”. Dari kedua kutipan ini jelas bahwa Sakramen Penguatan membutuhkan penumpangan tangan untuk mengundang Roh Kudus.

Di dalam Sakramen Penguatan, kita menerima “kepenuhan Roh Kudus” sehingga kita dapat secara penuh dan aktif berkarya dalam Gereja. Bandingkan dengan para Rasul: sebelum peristiwa Pantekosta mereka sudah menerima Roh Kudus (lihat Yoh. 20:22), tetapi mereka baru ‘aktif’ sesudah Pantekosta. Demikian juga halnya dengan kita, karena sebenarnya Roh Kudus pun sudah kita terima saat Permandian, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah, dan yang membersihkan kita dari dosa asal. Itulah sebabnya disebutkan bahwa Sakramen Baptis adalah Sakramen Paskah dan Sakramen Penguatan adalah Sakramen Pantekosta.

Dalam Sakramen Penguatan juga ada pengurapan dengan minyak Krisma yang berarti kita yang sudah menerima Krisma, dikuduskan, dikhususkan, dan menerima kuasa untuk melakukan tugas perutusan kita sebagai umat beriman (bdk. 1 Sam. 10 : 1; 1Sam. 16 : 13; 1 Raj. 1 : 39). Dengan menerima Sakramen Penguatan, kita menerima Roh Kudus yang merupakan meterai, tanda bahwa kita ini milik Allah. (Rm. Agis Triatmo, OCarm). “Melalui Sakramen Penguatan orang dikuatkan sebagai pejuang Kristus.” (St. Bonaventura)

Semoga para calon penerima Sakramen Penguatan ini dapat menjadi ‘kader’ bagi Gereja yang mengakar, mekar, dan berbuah. (Veronica Lukardi/St. Ign. Loyola)

Baptisan:
Baptisan balita diadakan per 2 minggu sekali, baptisan dewasa per 1 tahun sekali.

Formulir dapat diunduh melalui tautan berikut:


Pernikahan:

Sakramen pernikahan dapat diadakan pada hari Sabtu atau Minggu. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Perminyakan:
Sakramen perminyakan sesuai dengan janji. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Data Wilayah

Baru pindah rumah dan tidak tahu masuk ke wilayah mana dan harus menghubungi siapa?

Jangan panik! Mang Umar ada solusinya! Silahkan kamu cek link ini untuk mencari data wilayah di paroki St. Martinus

Jadwal Pelayanan Sekretariat

Senin, Rabu, Kamis, Jumat: 07.30 – 12.00 & 16.40 – 19.00
Selasa, Sabtu: 07.30 – 12.00
Hari Minggu dan hari libur tutup

Alamat Sekretariat
Komplek Kopo Permai Blok H No. 4
Telp. 022-540-4263
Whatsapp +62 822-6055-3066

Jadwal Misa

Misa Harian
Senin – Sabtu di gereja pukul 06.00. Misa di Pastoran sementara waktu ditiadakan.

Minggu:
• 06.00
• 08.00
• 10.00

Sabtu:
• 18.00

COPYRIGHT © 2015 BERGEMA BY TIM KOMSOS ST. MARTINUS.