Setelah sekian lama vakum, akhirnya pada hari Jumat, 8 Februari 2019 pukul 19.00, Wilayah Betlehem, yang merupakan gabungan dari 7 lingkungan, kembali menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Wilayah yang dipimpin Romo Willy selaku romo pendamping. MoWil mengajak umat yang hadir bersyukur karena masih diberi iman untuk berpegang teguh pada prinsip hidup kita yaitu Kristus. Ketika MoWil mengabsen, sungguh luar biasa! Setiap lingkungan memiliki perwakilan umat yang hadir.
Dalam homilinya, Mowil menyampaikan bagaimana melalui rahmat pembaptisan kita menyandang status seperti Kristus yaitu kesatuan sebagai imam, raja, dan nabi:
- menjadi imam artinya menerima hakekat menjadi manusia pendoa,
- menjadi raja artinya melalui bimbingan Roh Kudus mampu memimpin dirinya sendiri untuk sampai pada keselamatan, dan
- menjadi nabi artinya berani mewartakan kebenaran, serta menyampaikannya dengan cara yang indah.
MoWil mengucapkan selamat kepada para ketua lingkungan serta korwil yang tidak mengundurkan diri dan masih tabah menjalani “penderitaan” untuk melayani. Ada dua orang umat yang merupakan caleg yang kemudian memperkenalkan diri. Mereka mengharapkan dukungan agar dapat mewakili Gereja menyerukan suara kebenaran di masyarakat.
Sesudah Ekaristi ada sesi foto setiap lingkungan bersama MoWill, dilanjutkan dengan ramah tamah. Umat berbaur menikmati hidangan, menyanyi, menari, dan ada saweran dadakan. Suasana tambah meriah dengan acara tiup lilin dan potong kue untuk Pak Manihuruk (Korwil Bethlehem) yang berulang tahun. Pukul 21.30 acara berakhir. Ekaristi Wilayah Betlehem selanjutnya diharapkan lebih banyak lagi umat yang hadir, sehingga kerinduan untuk menghidupkan kembali hubungan yang akrab dan mesra antar umat se-wilayah dapat terwujud. Tak akrab maka tak mesra.