Shalom kaum muda! Teman-teman, seperti kita ketahui, cuaca dan iklim dunia sudah berubah, tidak seperti dahulu lagi. Lingkungan mengalami pemanasan global atau Global Warming. Tentunya istilah itu sudah sering kita dengar bahkan mungkin sejak kita masih kecil, bukan? Usaha apa yang sudah kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut? Penghijauan? Ya, penghijauan adalah salah satu usaha untuk mengatasi pemanasan global, dilakukan dengan menanam pohon. Kita bisa juga melakukan pemilahan sampah dan masih banyak lagi. Gereja kita juga sudah melakukan penghijauan.
Apakah teman-teman pernah bertanya-tanya siapa sih yang merawat tanaman-tanaman yang ada di gereja? Atau siapa sih yang membersihkan gereja setiap hari? Yuk, kita kenalan dengan tokoh-tokoh yang selalu siap sedia menjaga dan merawat kebersihan lingkungan gereja kita yaitu Romo Siswa, Mas Rendra, dan Mas Marcel. Mereka setiap hari selalu datang untuk membersihkan dan merawat lingkungan gereja, loh.
“Saya dan rekan-rekan yang lain merawat semua yang ada di lingkungan gereja untuk menjaga dan menyayangi hidup. Kita semua hidup karena dibantu oleh alam. Alam memberikan segalanya secara cuma-cuma, tetapi terkadang kita masih belum bisa bersyukur dengan apa yang telah alam berikan pada kita. Terkadang kita sering menyalahkan lingkungan padahal itu adalah dampak dari perilaku kita semua.” Itulah “alasan” Romo Siswa atau lebih sering kita panggil MoSis, mengapa ia dan rekan-rekannya merawat tanaman yang ada di lingkungan gereja. Salah satu bentuk penghijauan yang ada di lingkungan gereja St. Martinus ialah dengan membuat 3 sumur resapan. Fungsinya untuk mengarahkan air supaya bisa dijadikan cadangan air untuk gereja. Ayo coba tebak, di mana letak 3 sumur resapan tersebut?
Bagaimana dengan pepohonan yang berada di lapangan parkir mobil? Itu adalah salah satu hasil karya MoSis. Bayangkan bila pohon-pohon itu tidak ada, pasti akan panas sekali. MoSis sudah mulai menanam sejak tahun 1999. Hampir semua tanaman yang ada di lingkungan gereja adalah hasil karya MoSis dan rekan-rekannya. “Kita harus menyayangi hidup,” itulah pesan sangat singkat MoSis untuk umat. “Kita hidup karena alam memberikan semuanya untuk kita maka kita pun harus merawat alam.
Secara tidak langsung berarti kita pun menyayangi hidup kita.” Mas Rendra dan Mas Marcel yang merupakan rekan MoSis dalam penghijauan sepakat dengan apa yang dikatakan oleh MoSis. Mas Rendra dan Mas Marcel mengatakan, “Lingkungan tuh tidak mungkin akan bersih ’sendiri’, maka kita harus lebih memperhatikan dan menyayangi lingkungan. Mulailah semuanya dari lingkungan terdekat seperti rumah dan gereja.” Bagaimana caranya? Dengan tindakan kecil, seperti tidak meninggalkan sampah dalam dan di lingkungan gereja. Membuang sampah pada tempatnya tak hanya membantu Mas Rendra dan Mas Marcel untuk menyayangi hidup di gereja, tetapi juga membantu generasi yang akan datang.
Ternyata, perbuatan kecil saja dapat memberikan dampak yang besar, apalagi jika kita melakukan usaha yang lebih besar. Mari kita merawat lingkungan kita demi masa depan yang lebih cerah dengan merawat dan menjaga serta menyayangi hidup. Go Green!