(Markus 1:4) demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan, “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”

Syalom aleikhem.

Awal ayat ini menegaskan pelayanan oleh Yohanes. Ia bukanlah Yohanes murid Yesus atau Yohanes penulis Injil, tapi Yohanes yang membaptis, anak Bapak Zakharia dan Ibu Elisabeth yang waktu itu mengandung enam bulan sebelum Bunda Maria mengandung. Ayat ini menegaskan bagaimana Yohanes Pembaptis memulai karyanya untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus.

Kata “Pembaptis” diberikan sebagai keterangan tambahan supaya membedakannya dari beberapa Yohanes yang lain. Dalam Alkitab, memang ada beberapa Yohanes. Yang terkenal tentu saja Yohanes Rasul, dalam kitab-kitab lain ada Yohanes yang disebut Markus yang disinyalir merupakan penulis Injil Markus.

Dalam ayat ini, nama Yohanes muncul pertama kalinya dalam kitab ini. Dikatakan, ia tampil di padang gurun. Tampil berarti Yohanes mulai berkarya, mulai muncul di depan umum. Apa yang dia beritakan? Bertobatlah. Kata “bertobat” dalam bahasa Yunani secara harafiah berarti ‘berbalik arah’, metanoia. Bertobat berarti berbalik arah. Kalau sebelumnya mengarah ke utara, balik ke selatan berarti bertobat. Maknanya, kalau dulu mengarahkan kepada kejahatan, maka bertobat berarti berbalik arah mengarahkan diri kepada jalan Tuhan.

Frasa “berilah dirimu dibaptis” berarti diselamkan, itu arti harafiah. Baptisan adalah tanda niat orang untuk berbalik arah, bertobat supaya melalui baptisan, Allah memberikan pengampunan kepada orang yang berbalik arah. Pengampunan berarti pembebasan, pelepasan. Kalau ada orang yang ditawan, lalu orang itu dilepaskan atau dibebaskan, itu artinya diampuni. Atau, kalau ada orang yang punya hutang, lalu hutangnya dibatalkan, itu artinya diampuni. Atau, kalau ada orang kena hukuman, lalu hukumannya dihapus, itu artinya diampuni.

Pengampunan itu pembebasan, pembatalan, penghapusan dari hukuman-hukuman. Kata “dosa” pada ayat ini menunjuk pada perbuatan yang jahat, sekaligus menunjuk pada kecenderungan atau keinginan hati dan keinginan pikiran untuk berbuat jahat. Berbuat jahat berarti pelanggaran terhadap hukum Allah.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie

Presbiter

Baptisan:
Baptisan balita diadakan per 2 minggu sekali, baptisan dewasa per 1 tahun sekali.

Formulir dapat diunduh melalui tautan berikut:


Pernikahan:

Sakramen pernikahan dapat diadakan pada hari Sabtu atau Minggu. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Perminyakan:
Sakramen perminyakan sesuai dengan janji. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Data Wilayah

Baru pindah rumah dan tidak tahu masuk ke wilayah mana dan harus menghubungi siapa?

Jangan panik! Mang Umar ada solusinya! Silahkan kamu cek link ini untuk mencari data wilayah di paroki St. Martinus

Jadwal Pelayanan Sekretariat

Senin, Rabu, Kamis, Jumat: 07.30 – 12.00 & 16.40 – 19.00
Selasa, Sabtu: 07.30 – 12.00
Hari Minggu dan hari libur tutup

Alamat Sekretariat
Komplek Kopo Permai Blok H No. 4
Telp. 022-540-4263
Whatsapp +62 822-6055-3066

Jadwal Misa

Misa Harian
Senin – Sabtu di gereja pukul 06.00. Misa di Pastoran sementara waktu ditiadakan.

Minggu:
• 06.00
• 08.00
• 10.00

Sabtu:
• 18.00

COPYRIGHT © 2015 BERGEMA BY TIM KOMSOS ST. MARTINUS.