Tak Mau Keluar Rumah

Pada suatu pagi, dimana pada umumnya masih terlelap tidur, namun Hana terlihat baru membuka matanya, dan serta merta terdengar suara ” Han, cepat bangun, ibu mau ke pasar ! “. Suara yang tak asing lagi bagi Hana membuatnya terhenyak dari lamunannya. Tak ada pilihan selain turun dari kamarnya yang terletak di lantai dua, rumah yang paling indah dannyaman bagiHana.

Tak lama waktu berselang setelah Hana mengunci pintu, dan memakan sarapan yang disediakan ibunya, terdengarlah langkah orang mendekati pintu dan mengetuk sambil berseru “Paket !”. “Taruh di depan pintu saja !”, teriak Hana tak kalah kencangnya.

Beberapa saat kemudian, ada ketukan dan suara “Hana, buka pintunya!”. Segera Hana membuka pintunya. Begitu masuk ibunya berkata” Kenapa tak diambil saja paketnya? kasihan tuh bapak pengantar paketnya menunggu, tadi ibu yang terima paketnya waktu ibu sampai di gerbang pagar.”. “Ibu Ratna mengalami kecelakaan lalu lintas, hari jumat siang,menurut kabar sekarang dirawat di rumah sakit, luka-lukanya ringan tapi dia masih dirawat jadi bu Ratna tak akan mengajar hari ini.” Cerita ibunya sambil memasak. “Tapi bu, kalau luka-luka ringan harusnya sudah boleh pulang dan bu Ratna bisa mengajar online dari rumahnya, tapi kenapa masih dirawat?” , tanya Hana pada ibunya. Masalahnya bu Ratna hilang ingatan, dia tak ingat namanya sendiri, jadi saat dibesuk dia bingung”. “Jadi siapa yang mengajar ?” tanya Hana. “Sementara yang mengajar guru pengganti”, jawab ibunya. “Bukankah, sudah ada PTMT, ibu sudah daftarkan kamu, besok ke sekolah,ya”. “Tidak bu saya tetap mau di rumah saja”, jawab Hana. “Kenapa kau tak mau ke sekolah ?,”Tidakkah kamu mau jadi orang yang banyak pengetahuan ?” tanya ibunya kemudian. “Coba ibu lihat berita di televisi ,setiaphariadaberita kecelakaan,kejahatan,penyakitCovid19,penganiayaan,pembunuhan, penjambretan, begal dan dari kabar teman-teman bu Ratna dijambret, aku tak mau bernasib seperti ibu Ratna,” jawabnya lagi. “Tapi itu belum terjadi padamu kan, berdoalah sebelum kamu berangkat ke sekolah, lagi pula kalau kamu sekolah, kan punya banyak teman belajar, bermain, berpikirlah positif.” Ibunya menambahkan.

“Sejak saat itu Hana mau berangkat ke sekolah walaupun takut ,” kata bu Cicilia mengakhiri ceritanya pada murid-murid di kelas. “Jadi kita harus berani keluar rumah untuk belajar, keluar menemui banyak orang, bergaul menambah ilmu dan pengetahuan namun pilihlah yang positif, yang terbaik, agar kalian dapat bertumbuh, berani mengambil keputusan dan mampu memecahkan masalah yang harus dihadapi”.

Baptisan:
Baptisan balita diadakan per 2 minggu sekali, baptisan dewasa per 1 tahun sekali.

Formulir dapat diunduh melalui tautan berikut:


Pernikahan:

Sakramen pernikahan dapat diadakan pada hari Sabtu atau Minggu. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Perminyakan:
Sakramen perminyakan sesuai dengan janji. Hubungi sekretariat di tautan berikut untuk informasi lebih lanjut.

Data Wilayah

Baru pindah rumah dan tidak tahu masuk ke wilayah mana dan harus menghubungi siapa?

Jangan panik! Mang Umar ada solusinya! Silahkan kamu cek link ini untuk mencari data wilayah di paroki St. Martinus

Jadwal Pelayanan Sekretariat

Senin, Rabu, Kamis, Jumat: 07.30 – 12.00 & 16.40 – 19.00
Selasa, Sabtu: 07.30 – 12.00
Hari Minggu dan hari libur tutup

Alamat Sekretariat
Komplek Kopo Permai Blok H No. 4
Telp. 022-540-4263
Whatsapp +62 822-6055-3066

Jadwal Misa

Misa Harian
Senin – Sabtu di gereja pukul 06.00. Misa di Pastoran sementara waktu ditiadakan.

Minggu:
• 06.00
• 08.00
• 10.00

Sabtu:
• 18.00

COPYRIGHT © 2015 BERGEMA BY TIM KOMSOS ST. MARTINUS.